Langsung ke konten utama

HMI Komisariat Faperta Gelar Latihan Kader 1

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor Komisariat Pertanian IPB mengadakan Latihan Kader (LK) I yang bertempat di Gedung Serbaguna Mahasiswa Islam (GSMI), Komplek Sekolah BBS, Dramaga Bogor, Jumat (6/10/2017).

Peserta yang mendaftar pada LK I tersebut mencapai 43 orang yang datang dari lintas fakultas, seperti fakultas Fapet, Fakultas Fahutan, Fakultas Fateta, Mipa, Fahutan dan lain sebagainya. Acara Basic Training ini mengangkat tema "Terbinanya muslim yang berkepribadian akademis, sadar akan fungsi dan perannya dalam organisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa".

LK I merupakan program wajib tiap tiap Komisariat untuk melakukan regenerasi kader. Melalui proses tersebut diharapkan lahir kader kader baru yang militan dan progresif.

Ketua Pelaksana, Dwi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan peserta yang yang sudah berkontribusi dan mengikuti acara secara antusias sampai akhir.

"Terimakasih kepada panitia yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Kami meminta maaf kepada peserta jika ada kekurangan dalam pelaksanaan," ujar Dwi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketum Komisariat Faperta, Nurul Hadi. Ia mengatakan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan acara LK I ini.

"Selamat datang para kader baru di keluarga HMI Cabang Bogor. Teruslah berproses dengan mengikuti segala kegiatan yang ada di HMI," tuturnya.

Acara pelatihan tersebut berlangsung selama 3 hari yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu. Agenda acara dibuka dan ditutup oleh Joni Iskandar. Formateur HMI Cabang Bogor.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA DAN BAGAIMANA SETELAH MASUK HMI? (Sesi Wawancara dengan Ketum HMI Cabang Bogor)

                    Pada kesempatan ini kami sengaja kembali menghadirkan sesi wawancara khusus dengan ketua umum HMI Cabang Bogor periode 2013-2014, Bang Qiki Qilang Syachbudy. Wawancara ini sengaja dilakukan karena banyaknya pertanyaan baik dari kader ataupun masyarakat umum tentang apa dan bagaimana yang harus dilakukan setelah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Berikut adalah wawancaranya.

Ini Pesan Ketum Fateta Sebelum Lengser

Jadikanlah organisasi sesuai dengan akar katanya organ. Gerakan yang harus harmoni dan bersimponi antara satu sama lain. Organisasi mengharuskan kerjasama sebagai penggeraknya. Kalimat tersebut dikatakan Ketua umum (Ketum) demisioner komisariat Fateta IPB, Paradha Wihandi Simarmata, Jumat (17/11/2017). "Komisariat Fateta kami jalankan dengan semangat berbeda dan berpikir mandiri. Militansi adalah penggerak organisasi," tutur Paradha ketika menyampaikan kondisi internal dalam pleno III bertempat di Mushola Bateng, Dramaga. Menanggapi persoalan membangun kekompakan komisariat, Paradha menyampaikan pentingnya kebersamaan. Menderita dan bahagia bersama.  "Kita harus siap membeli cita cita dengan penderitaan. Membangun organisasi harus dimulai dari rasa memiliki. Komisariat Fateta bukan milik individu tapi punya kita semua. Selain itu kita juga harus tetap menjaga semangat membaca," ungkap pemuda yang jago karate tersebut. Swkretaris Umum (Sekum) Fa...

Potong Generasi Politikus Rakus!

Letih dan jengah adalah dua perasaan yang mendominasi ketika melihat dunia politik tanah air. Perebutan kekuasaan merupakan domain pasti dalam setiap momen politik. Partai politik sudah kian kabur tujuan ideologinya. Tak jelas arah dan orientasinya. Kegaduhan terjadi hampir di setiap lini, entah di tingkat internal maupun eksternal. Wajar jika kemudian fenomena ini menghasilkan banjir pesimis dan arus ketidakpercayaan masyarakat kepadanya.