Langsung ke konten utama

Ketentuan Tuhan



Aku masih banyak luput
Diriku carut marut
Menanam pun tak sanggup
Apalagi menuai

Aku masih hina
Disebut pun tak punya nama
Tak tahu harus seperti apa
Karna kau yang mengaturnya

Ini ialah badan
Semestinya tak bertahan
Tapi kau tetap melanjutkan
Karnamu ketentuan Tuhan

Purwokerto, 4 Agustus 2013
M. Asyief Khasan. B
(Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Bogor)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA DAN BAGAIMANA SETELAH MASUK HMI? (Sesi Wawancara dengan Ketum HMI Cabang Bogor)

                    Pada kesempatan ini kami sengaja kembali menghadirkan sesi wawancara khusus dengan ketua umum HMI Cabang Bogor periode 2013-2014, Bang Qiki Qilang Syachbudy. Wawancara ini sengaja dilakukan karena banyaknya pertanyaan baik dari kader ataupun masyarakat umum tentang apa dan bagaimana yang harus dilakukan setelah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Berikut adalah wawancaranya.

DI HMI, KITA SEDANG SAFARI BATIN

Tanggal 24 April 2015 ini kami dengar akan dilaksanakan Konferensi Cabang HMI Cabang Bogor ke-54 untuk melakukan prosesi pergantian pengurus HMI Cabang Bogor Periode 2013-2014 ke pengurus HMI Cabang Bogor Periode 2015-2016. Kegiatan perhelatan acara tahunan cabang tertinggi ini akan digelar di GSMI dengan dihadiri oleh seluruh pengurus komisariat yang ada. Di sela-sela kesibukannya mempersiapkan Konferensi Cabang, kami ajak Ketum HMI Cabang Bogor, Sdr. Qiki Qilang Syachbudy, untuk berdiskusi santai seputar HMI dan impian-impiannya mengenai HMI Cabang Bogor ke depan.

Melacak Perpecahan HMI Dipo Dan HMI MPO

sumber:  www.gemaislam.com Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh Lafran Pane dan kawan kawan pada tahun 1947 yang dilatar belakangi rasa keprihatinan melihat umat islam dan bangsa yang terkotak-kotak dalam beberapa golongan. Setidaknya ada 3 hal yang menjadi kata kunci menjelang lahirnya HMI, yakni umat, bangsa dan mahasiswa.